Zaskia Gotik Kirim Surat Permintaan Maaf kepada Presiden Jokowi, Apa Isinya

Zaskia Gotik Kirim Surat Permintaan Maaf kepada Presiden Jokowi, Apa Isinya

Beritaseleb.com – Zaskia Gotik hari Rabu (30/3/2016) ini telah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan memakan waktu 7 jam dan di terpa puluhan pertanyaan dari penyidik, Zaskia Gotik kemungkinan bakal ditetapkan sebagai tersangka.

Zaskia Gotik menulis sendiri surat permintaan maaf yang ditujukan kepada orang nomor satu di negeri ini, Presiden Jokowi. Surat permintaan maaf zaskia gotik tersebut telah di sampaikan depan wartawan yang berada di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus sore hari tadi.

Assalamualaikaum wr.wb.

Kepada Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo, Saya Zaskia Gotik warga negera Republik Indonesia. Saya mau meminta maaf sebesar-besernya atas kekeliruan saya menjawab lambang negara yang kurang sopan. Saya tidak ada niat sedikitpun untuk menghina atau melecehkan, saya mohon keadilan untuk saya sebagai warga negara Indonesia yang meminta maaf. Sekali lagi saya meminta maaf atas ketidak mampuan saya dan keterbatasan saya.

Hormat saya Zaskia Gotik

surat permintaan maaf Zaskia Gotik untuk bapak presiden jokowi

Sebelumnya Zaskia Gotik juga sudah pernah membuat surat permintaan maaf kepada seluruh warga masyarakat Indonesia yang merasa dirugikan

Sebelumnya Zaskia Gotik dianggap melecehkan Lambang negara karena menyebut sila ke-lima Pancasila dengan sebutan Bebek Nungging, dan tanggal proklamasi pada 32 Agustus dan proklamasi di proklamirkan pada setelah solat subuh. Perkataanya itu akhirnya menggilirnya ke rana hukum.

Baca Juga :   Heboh! Saipul Jamil Cabut Gugatan Praperadilan

Walaupun pihak pelapor Zaskia Gotik, LSM KPK telah mencabut laporan merekake polda metro jaya. Menurut penyidik tetap harus di proses walaupun tampa pelapor.

Sementara pelapor Fahira Idris, seorang anggota DPD tetap saja masih ngotot untuk menjebloskan Zaskia Gotik ke penjara dengan laporannya ke polda pada tanggal 17 Maret 2016 dengan sangkaan pasal 154A KUHP dan Pasal 155 KUHP tentang Pelecehan Lambang Negara.

Beritahu Kami Perasaan anda
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid